Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mulai Bangkit, Tapi "Rem" Masih Banyak
Tuesday, 3 February 2026 16:33 WIB | GOLD |

Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis dan menjauh dari puncak lebih dari sepekan yang tercapai pada Senin.

Namun, penguatan dolar berpotensi tidak mudah hilang. Penunjukan Kevin Warsh oleh Donald Trump sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya ditambah data manufaktur AS yang solid dipandang bisa membuat The Fed tetap hati-hati menurunkan suku bunga. Kombinasi ini cenderung jadi penahan laju emas.

Di sisi sentimen, pasar juga mulai masuk mode "lebih tenang". Tanda de-eskalasi AS “ Iran dan kabar kesepakatan dagang AS “ India membuat risk appetite membaik, sehingga kebutuhan aset safe haven seperti emas bisa berkurang. Artinya, ruang kenaikan emas ada, tapi bisa cepat mentok kalau pasar merasa risiko global mereda.

Tekanan lain datang dari kebijakan margin. CME Group menaikkan persyaratan margin kontrak berjangka logam mulia, yang memicu likuidasi dua hari berturut-turut. Efeknya, emas sempat terseret lebih dalam, dan pasar kini cenderung lebih selektif untuk menambah posisi baru.

Dari sisi data, Institute for Supply Management melaporkan aktivitas pabrik AS kembali ekspansi: PMI manufaktur naik ke 52,6 dari 47,9. Angka ini memperkuat narasi ekonomi AS belum "dingin", yang biasanya membuat ekspektasi pelonggaran moneter tidak seagresif sebelumnya lagi-lagi jadi faktor pembatas untuk emas.

Ke depan, pelaku pasar akan memantau rilis JOLTS (lowongan kerja) pada Selasa, disusul data ADP dan PMI jasa ISM pada Rabu, plus komentar pejabat The Fed. Jika dolar kembali menguat, emas bisa kembali berat; tapi kalau dolar melemah dan volatilitas mereda, pemulihan emas berpeluang lanjut meski pasar masih perlu bukti beli yang kuat untuk menyimpulkan fase koreksi sudah benar-benar selesai. (Asd)[sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS